Rabu, 01 April 2009

Proposal Muwil I

PROPOSAL

Musyawarah Wilayah Regional I Ikatan Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia (MUWIL IMTPI)

HANTARAN

Era globalisasi yang ditandai dengan perubahan yang serba cepat menutut mahasiswa untuk selalu menyesuaikan diri dengan realitas yang ada kalau tak ingin terdegradasi oleh sistem tatanan yang berlaku. Ada realitas tak terbantahkan yang menunjukkan bahwa tidak semua mahasiswa memiliki ketersadaran dan keterlibatan langsung akan persoalan–persoalan kronis kebangsaan. Hal ini disebabkan mahasiswa Indonesia terkena virus pragmatism, hedonisme, budaya kapitalisme dan apatisme secara simultan. Di sisi lain, sistem pendidikan yang berlaku cenderung mendukung tersebarnya virus pragmatisme, hedonisme, kapitalisme dan apatisme. Pragmatisme dan apatisme karena sepertinya hanya membentuk mahasiswa yang pintar dan terampil serta berorientasi kerja an sich untuk memenuhi permintaan pasar. Virus ini telah sukses menggiring mahasiswa ke sisi tragis mahasiswa. Tragis karena virus ini telah berhasil “membunuh” atau setidaknya “membonsai” daya pikir dan karakter khas mahasiswa, yakni idealisme, daya kritis, wawasan interdisipliner dan solutif.

Orientasi mahasiswa dewasa ini sebatas pada dilema Aktifis dan Selebritis Dalam Budaya Kapitalisme Pop. Di pemandangan yang lain kita menyaksikan mahasiswa yang sibuk mengurus dirinya sendiri dan kariernya yang katanya akan membawa ke kehidupan yang lebih baik, oleh karena itu kita menyaksikan mahasiswa yang diangkat menjadi Sebagai penerus Bangsa dari masyarakatnya, berusaha lulus cepat dengan IPK 4,0 dengan predikat summa cum laude, namun hanya untuk mengisi jumlah pencari kerja, barisan korban jaringan mafia penerimaan CPNS, tidak peduli masalah-masalah sosial kemasyarakatan, individualistis bahkan hedonistis.

Dari sinilah dibutuhkan sebuah rekayasa sosial yang konseptual dan sistematis untuk mencoba mengoptimalisasi kesadaran tersebut sebagai artikulasi pencerahan alternatif terhadap mahasiswa menuju cakrawala kesadaran ilmiah yang diproyeksikan akan berujung pada penyadaran akan tanggung jawabnya yang bukan sekadar tanggung jawab akademis, namun juga tanggung jawab sosial, tanggung jawab moral, tanggung jawab politis serta tanggung jawab kesejarahan. Keseluruhan tanggung jawab tersebut yang ada dalam diri mahasiswa seiiring berubahnya status dan identitas menjadi mahasiswa untuk menjadi MANUSIA ( rahamatan min annas dan rahmatan lil alamin ) yang sebenarnya.

Lebih dari itu, pencerahan ini akan menghidupkan daya kritis, idealisme dan daya analisis mahasiswa dalam menyikapi berbagai kejadian serta menumbuhkembangkan sentimeny sosial mahasiswa Teknologi Pertanian atas berbagai problematika kebangsaan, kesewenang-wenangan, pelangaran HAM dan ototiranisme kekuasaan global.

Dari rahim kesadaran, analisis, daya kritis, idealisme, serta semangat perlawanan inilah terlahir gerakan moral dan gerakan sosial mahasiswa. Gerakan ini eskalasinya akan semakin pasif manakala pencerahan yang dilakukan betul-betul konseptual dan sistematis sehingga memiliki daya tular yang cepat dan dahsyat di kalangan kader mahasiswa pada umumnya dan Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia pada khususnya.

Ikatan Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia (IMTPI), sebagai salah satu ornamen inti kekuatan pemuda berkewajiban mengemban suatu tugas dalam mengapresiasikan nilai-nilai akademis. Dalam pengembangan kemasyarakatan IMPTI memiliki visi Mewujudkan Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia yang mampu berperan aktif dalam membangun agroindustri kerakyatan yang berorientasi pada modernisasi pertanian yang bertumpu pada pembangunan agroindustri yang terintegrasi dan berdimensi global. Memandang pentingnya prioritas tersebut maka dipandang perlu sebuah kondisi yang sehat, demokratis dalam pembangunan sumber daya kader (manusia) sebagai titik tumpu pembangunan bangsa.

Konsep pembangunan manusia itu sendiri memiliki cakupan yang sangat luas, lebih dari sekedar pendekatan konvensional yang hanya menekankan pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi sebagai tolak ukur dari pada memperbaiki kualitas hidup manusia. Pendekatan ‘sumber daya manusia’ yang hanya menekankan pada manusia sebagai input (faktor produksi) bukan sebagai tujuan, pendekatan kesejahteraan yang hanya menempatkan manusia sebagai penerima dan bukan sebagai agent of change dengan peningkatan partisipasi dalam proses pembangunan, pendekatan kebutuhan dasar yang hanya terfokus pada penyediaan barang dan jasa kepada masyarakat tertinggal bukannya upaya perluasan pilihan manusia di segala bidang Human right robotnic human not. Pendekatan pembangunan manusia merupakan sebuah pendekatan komperhensif dengan menempatkan secara proporsional di segala aspek kehidupan yang bertumpu pada peningkatan derajat kemanusiaan dengan menampilkan asumsi-asumsi klasik tentang trade off antara pertumbuhan ekonomi dengan pemerataan.

Pendekatan pembangunan manusia berangkat dari asumsi adanya keselarasan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan (share growth), serta asumsi bahwa pembangunan manusia sebagai fundamental pembangunan merupakan pilar yang kokoh untuk menopang secara positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan demokrasi sebagai komponen yang saling sinergis.

Dalam usaha menopang pembangunan sumber daya manusia sebagai pilar pembangunan nasional, maka IMTPI, memandang perlu untuk menciptakan suatu iklim yang kondusif dalam pengoptimalan potensi dan peningkatan kapasitas Mahasiswa Pertanian sebagai potensi penerus bangsa dan calon –calon pemimpin bangsa untuk masa – masa mendatang. Untuk itu sebagai kader bangsa, maka mahasiswa yang nantinya akan diperhadapkan pada realitas dan berbagai problematika kebangsaan yang makin kompleks, perlu melakukan berbgi pembenahan dan persiapan internal untuk lebih memiliki tingkat ketajaman analisis secara sistematik yang memadai, progresif, visioner

Dan memiliki kepekaan social yang tinggi serta kesadaran dan karakteristik kepemimpinan dalam memenfaatkan peluang dan mengelolah sumber daya yang tersedia. Termasuk tenaga kerja mereka sendiri secara efesien sebagai prinsip, karena kekayaan merupakan hasil dari memadukan sumber daya yang dapat dipergantikan dengan tenaga produktif semata – mata. Kekayaan datang dari pengetahuan bagaimana memanfaatkan sumber daya, bukan dari sekedar memiliki.

Dari fenomena – fenomena diatas, maka kami dari Ikatan Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia merasa perlu untuk menciptakan sebuah gagasan – gagasan yang konsptual. MUWIL IMTPI REGIONAL I merupakan forum tertinggi setelah MUKERNAS. Dengan MUWIL ini kami mencoba untuk selalu menjalin silaturahmi antara seluruh Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia untuk selalu berkreasi dalam bidang Teknologi Pertanian.

TUJUAN KEGIATAN :

1. Pemilihan Ketua Ikatan mahasiswa Teknologi Pertanian

Indonesia Wilayah I

2. Merumuskan Program kerja IMTPI wilayah I dua tahun ke depan

sebagai wujud implementasi hasil Musyawarah Nasional IMTPI.

3. Dalam rangka meningkatkan peran aktif sebagai lembaga profesi Ikatan

mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia dalam pembangunan

kualitas Mahasiswa Teknologi Pertanian.

4. Memperkokoh silaturahmi dan persaudaraan para generasi pemuda

tani terpelajar sebagai poros kebangkitan petani.

TEMA KEGIATAN :

“ Optimalisasi Peran IMTPI dalam Memperkokoh Ketahanan Pangan,

Memperteguh kemandirian Bangsa”

WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN :

Musyawarah Wilayah Regional I

Ikatan Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia ( IMTPI )

Hari / Tanggal : Kamis – Jum’at / 6 sampai17 April 2009

Waktu : 08.00 WIB s.d. selesai

Tempat : Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian

Universitas Sriwijaya Indralaya.

PESERTA KEGIATAN :

Kegiatan ini akan di ikuti oleh berbagai Mahasiswa yang berada di regional I Dengan perincian umum sebagaimana terlampir.

PANITIA PEYELENGGARA :

Panitia pelaksana kegiatan ini merupakan personalia dari Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, dengan susunan selengkapnya sebagaimana terlampir.

ANGGARAN BIAYA :

Terlampir

PENUTUP :

Demikian Proposal kami buat sebgai acuan dalam peyelenggaraan kegiatan. Semoga Allah SWT, senantiasa menganugrahkan kepada kita semua untuk senantiasa ber- fastabiqul khairat. Amin Ya Rabbal’alamin.

Lampiran 1. Peserta yang akan menghadiri kegiatan Musyawarah wilayah

Regional I yang diselenggrakan oleh Himpunan Mahasiswa

Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.

No

Institusi / lembaga

Utusan

Jumlah (orang)

Keterangan

1

UNSYAH

2

Universitas Sumatra Utara

3

Universitas Andalas

4

Universitas Riau

5

Universitas Batanghari

6

Universitas Sriwijaya

7

Universitas Jambi

7

Institut Pertanian Bogor

8

UNIDA

9

Uiversitas Padjajaran

10

Universitas Lampung

11

Universitas Bangka Belitung

12

Universitas Muhammadiyah Palembang

13

Fateta Universitas Sahid Jakarta

Lampiran 2. Susunan Panitia Penyelenggara Musyawarah Wilayah Regional I Ikatan

Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia (IMTPI)

Pelindung : Dekan FP Unsri

PD III FP Unsri

Ketua Jurusan Teknologi Pertanian FP Unsri

Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Teknologi

Pertanian Indonesia

Penanggung Jawab : Dr. Ir. Tamrin Latief, M.Si

Merynda Indriyani Syafutri, S.TP

Gunawan Giri Saputra (Sekjen IMTPI)

Eko Sutrisno (Ketua Umum Himateta Unsri)

Steering Committee (SC) : Sthepani Oka saputra

Nessia Davitri Fredi Riyando

Poltak Silaban Andi Fitra K

Meiman S.H Reza

Organizing Committee :

Ketua : Afriwan Mahendra

Sekretaris : Winda Rahmawati

Bendahara : Reski Indriani

SEKSI – SEKSI :

  • Acara : M. Rizki Alfarisi Maulana Agung Sudrajat

Djanuar Rojali Andre Antariksa

Arfah Andika Indra Putra

Rani

Wahyu adi putra

Astuty Noviyanti

Fitriyani

Perlengkapan : HR. Hutagalung Albert Alwi Alim

Wahyu Budianto M. Iisnaini Faliandi

Benhur Batu Bara Ardi Wijaya Reynold

Idham Widhiarta Dony saputra

Sony Andre Pratiko Chandra M

Transportasi : Evri Syahrial Andriani

Irza Octovandi Chandra Marutha

Imam Harahap Alex C Sipahutar

Roby Eka Putra Agus Wijaya

Gali Rama Putra

Ari Indrawan Lando

Konsumsi : Jul’asfi Royhani Dita

Citra Riska

Sri Anita Agustina Riza

Humaisah Swista Angraini

Tri Siska Wahyuni Sri Rahayu

Dian Mutriara Nurul huda

Fitriana Yusmar Diana

Dokumentasi : Arie Rahmawati Weni Kurniati

Shanty Yuli Desi Rustianty

Vicy Artin Farah R

Humas : Kodrat Puja Kesuma Nurfatimah

Derry Reha okta Perdana

Sandi Devi

Fradito Rahman Arif

Dito Rustianto Warda Andi putra Endang

Lampiran 3. Estimasi Anggaran Biaya Kegiatan

Estimasi Anggaran Biaya Kegiatan

Musyawarah wilayah Regional I Ikatan Mahasiswa teknologi Pertanian Indonesia

( IMTPI )

I. KESEKRETERIATAN

No

Uraian

Jumlah satuan

Harga satuan

Jumlah

1.

Pembuatan proposal

20 eks

Rp. 10.000

Rp. 200.000

2.

Undangan dan surat - menyurat

Rp. 100.000

3.

Kerta s F4

5 rim

Rp. 30.000

Rp. 150.000

4.

Tinta Printer

3 Kotak

Rp. 30.000

Rp. 90.000

5.

CD blank

30 bh

Rp. 5.000

Rp. 150.000

6.

Amlop berkop

3 dus

Rp. 20.000

Rp. 60.000

7.

ID Card Peserta dan panitia

150 bh

Rp. 3.000

Rp. 450.000

8.

Cetak Blok Muwil

200 buah

Rp. 2.500

Rp. 500.000

9.

Stempel panatia

Rp. 300.000

10.

Kwitansi

10 bh

RP. 10.000

Rp. 100.000

11

Voucher Pulsa

Rp. 300.000

II. HUMAS DAN PUBLIKASI

No.

Uraian

Jumlah satuan

Harga satuan

Jumlah

1.

Pamflet

2 riim

Rp. 100.000

Rp. 200.000

2.

Spanduk

5 bh

Rp. 100.000

Rp. 500.000

3.

Baliho

2 bh

Rp. 300.000

Rp. 600.000

4.

Pengiriman Undangan via Pos

Rp. 500.000

II. PERLENGKAPAN DAN DOKUMENTSI

No.

Uraian

Jumlah satuan

Harga satuan

jumlah

1.

Biaya sewa Penginapan

2 hari

Rp.3.000.000

Rp. 6.000.000

2.

Sewa LCD dan Lap Layar

Rp. 1.000.000

3.

Handycam dan kasetnya

Rp. 5.000.000

IV. TRANSPORTASI

No

Uraian

Jumlah satuan

Harga Satuan

Jumlah

1.

Sewa Bus Peserta Ke lokasi

1 hari

Rp. 500.000

Rp. 500.000

2

Sewa mobil ( Kijang )

2 Hari

Rp. 300.000

Rp. 600.000

V. KONSUMSI

No.

Uraian

Jumlah satuan

Harga Satuan

Jumlah

1

Konsumsi (150 orang) 3x

2 hari

Rp 4.500.000

Rp 9.000.000

2

Snack (150 orang) 2x

2 hari

Rp 900.000

Rp 1.800.000

3

Air Mineral Botol

5 dus

Rp 30.000

Rp 150.000

4

Air Mineral Gelas

30 dus

Rp 10.000

Rp 300.000

JUMLAH

Rp 21.800.000

Terbilang :

“Dua Puluh Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah”

SUSUNAN ACARA MUSYAWARAH WILAYAH

REGIONAL I

IKATAN MAHASISWA TEKNOLOGI PERTANIAN INDONESIA

(IMTPI)

WAKTU

ACARA

KETERANGAN

Kamis, 16 April 2009

09.10 - 09.30

Opening Ceremony

Master Ceremony

09.30 - 09.40

Pembacaan Kalam Illahi

09.40 - 09.45

Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

09.45 - 10.30

Sambutan – sambutan :

- Ketua Umum Pelaksana FP Unsri

- Sekjen IMTPI

- Dekan Fakultas Pertanian

Apriwan Mahendra

Gunawan Giri Saputra

Dr.Ir.H. Imron Zahri, M.S.

10.30 - 10.40

Coffee Break

10.40 - 12.15

Diskusi Panel :

Peran IMTPI dalam memperkokoh ketahanan pangan, memperteguh kemandirian bangsa

- Ketua Balai Pengkajian

Teknologi Pertanian

- Dr.Ir Rindit Pambayun,

M.P

12.15 - 13.00

ISHOMA

13.10 - 15.45

Sidang Pleno I

Pembahasan Agenda Musyawarah

Wilayah Regional I IMTPI

Pembahasan Tata Tertib Sidang Musyawarah Wilayah Regional I

IMTPI

Pemilihan Pimpinan Sidang

Musyawarah Wilayah Regional I

IMTPI

SC

SC

SC

15.45 - 15.55

ISHOMA

15.55 - selesai

Sidang Pleno II

Laporan Penanggungjawaban Ketua IMTPI Regional I IMTPI

Pandangan Umum Anggota IMTPI Terhadap Laporan

Penaggungjawaban Ketua IMTPI Regional I

Ketua IMTPI Regional I

Pimpinan Sidang

Jum’at 17 April 2009

09.10 - 11.00

11.00 - 13.15

13.15 - selesai

Sidang Pleno III

Pembahasan AD/ART, GBHO, dan Mekanisme Kerja

Pengsahan AD/ART, GBHO, dan Mekanisme Kerja

ISHOMA

Pemilihan Ketua Umum IMTPI Regional I Periode 2009 – 2010

Pembahasan Program Kerja

Kepengurusan IMTPI Regional I

Pimpinan Sidang

Pimpinan Sidang

Pimpinan Sidang

Pimpinan Sidang

Sabtu, 18 April 2009

09.00 - selesai

Kunjungan Lapangan :

PTPN VII Unit Usaha Cinta Manis

Closing Ceremony

Tidak ada komentar:

Posting Komentar